JAKARTA, SULTRA.ASIA — Aliansi Mahasiswa Pemerhati Hukum Indonesia menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI), Jakarta. Aksi ini dilakukan guna mendesak Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) untuk segera menangkap dan memproses hukum Heri Purwanto, anggota DPRD Kabupaten Sorong, terkait dugaan penyelewengan pengelolaan proyek dana aspirasi.
Dalam aksinya, para mahasiswa membawa spanduk tuntutan serta menyampaikan orasi yang menyoroti adanya dugaan pengerjaan proyek dana aspirasi secara mandiri/sepihak dengan modus pemecahan paket pekerjaan melalui bendera perusahaan milik orang lain.
Penanggung jawab aksi, Pand Bastian yang juga merupakan mahasiswa magister di salah satu universitas ternama di Jakarta, menegaskan bahwa dugaan praktik penyelewengan anggaran publik ini telah berlangsung lama dan mencederai rasa keadilan masyarakat di Papua Barat Daya.
"Kami mendesak Jampidsus Kejaksaan Agung RI untuk turun tangan secara langsung menjemput dan mengusut tuntas pihak terduga di Papua Barat Daya. Praktek pemecahan paket pekerjaan dan pengerjaan proyek aspirasi menggunakan perusahaan perantara merupakan pelanggaran serius terhadap tata kelola keuangan negara dan regulasi pengadaan barang/jasa, " tegas Pand Bastian.
Aliansi Mahasiswa menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga Kejaksaan Agung memberikan kepastian hukum dan langkah konkret penanganan perkara. Mereka juga berencana menggelar aksi lanjutan apabila tuntutan penegakan hukum ini belum ditindaklanjuti secara tegas.
"Senin kami akan turun iembali, sebagai mana janji Kejaksaan agung akan mempertemukan kami lansung kepada Pimpinan Jampidsus Kejangung, untuk mempersentasekan kerugian negara akan tindakan kasus tersebut, " jelasnya
Melalui aksi ini, massa berharap adanya langkah nyata dari aparat penegak hukum pusat untuk memberantas indikasi korupsi hingga ke daerah, guna mewujudkan supremasi hukum serta transparansi pengelolaan dana publik di Kabupaten Sorong.
Tim

Posting Komentar