Presiden Prabowo Instruksikan Investigasi dan Evaluasi Total Usai Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur



JAKARTA, SULTRA.ASIA – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah bergerak cepat melakukan investigasi menyeluruh atas insiden kecelakaan yang melibatkan Kereta Api Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, yang terjadi pada Senin (27/4) malam.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden usai menjenguk para korban selamat yang tengah menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi, Selasa (28/4) pagi.

"Kita segera akan mengadakan investigasi kejadiannya bagaimana," ujar Presiden Prabowo sebagaimana dikutip dari tayangan langsung YouTube Sekretariat Presiden.

Presiden menegaskan, investigasi mendalam dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti insiden mematikan tersebut. Dalam kesempatan itu, Kepala Negara turut menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban tewas serta menginstruksikan jajaran medis agar memberikan penanganan terbaik hingga para korban luka pulih sepenuhnya.

Evaluasi Perlintasan dan Sistem Keselamatan

Pemerintah juga berjanji melakukan evaluasi total terhadap sistem keselamatan perkeretaapian nasional untuk meminimalisasi risiko kecelakaan serupa di masa mendatang. Salah satu fokus utama yang disoroti Presiden adalah pengamanan di perlintasan kereta.

"Tapi secara garis besar memang kita perhatikan lintasan-lintasan kereta api ini banyak yang tidak dijaga ya. Kita segera akan atasi," tegas Prabowo.

Saat mengunjungi rumah sakit sekitar pukul 08.39 WIB, Presiden langsung meninjau area poli bedah dan ruang perawatan Bougenville. Beliau berinteraksi secara langsung dengan para pasien untuk memberikan dukungan moril serta mendengarkan laporan terbaru terkait penanganan darurat dari pihak berwenang.

Update Korban dan Penanganan Lapangan

Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, melaporkan data terbaru hingga Selasa pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia akibat musibah tersebut. Seluruh jenazah korban tewas telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, untuk proses identifikasi (DVI).

Sementara itu, sebanyak 84 korban luka-luka telah dilarikan ke sejumlah fasilitas kesehatan di wilayah Bekasi dan sekitarnya, antara lain:

  • RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid Bekasi

  • RS Bella Bekasi

  • RS Primaya

  • RS Mitra Plumbon Cibitung

  • RS Bakti Kartini

  • RS Siloam Bekasi Timur

  • RS Hermina

  • RS Mitra Keluarga (Bekasi Timur & Barat)

Layanan Posko Informasi dan Kondisi Operasional

Sebagai langkah tanggap darurat, PT KAI telah mendirikan Posko Tanggap Darurat dan Posko Informasi di Stasiun Bekasi Timur untuk memfasilitasi keluarga penumpang yang membutuhkan informasi. Masyarakat juga dapat mengakses informasi pembaruan melalui Contact Center KAI 121.

Hingga berita ini diturunkan, Stasiun Bekasi Timur belum dapat melayani naik-turun penumpang secara normal. Operasional KRL Commuter Line sementara dibatasi dan diakhiri hingga Stasiun Bekasi, sedangkan jalur hilir telah dibuka secara terbatas untuk pergerakan kereta api dengan pengawalan ketat.

0/Post a Comment/Comments

Iklan

{ads}

📢 SULTRA.ASIA
TENTANG KAMI: Portal Berita Media Lokal Berbadan Hukum Resmi PT. NURAENI GHANYYU AKBAR (Sulawesi Tenggara) — Menyajikan Fakta Terkini, Akurat & Membongkar Hoaks. BADAN HUKUM: PT. NURAENI GHANYYU AKBAR IZIN KEMENKUMHAM: NOMOR: AHU-033741.AH.01.30.Tahun 2025 NIB: 1007250002835 SERTIFIKAT STANDAR: 10072500028350001 REG. ID DEWAN PERS: 24123 KOMDIGI: Terverifikasi PSE AKTIF