KENDARI, SULTRA,ASIA – Sosok Dr. Sofyan sudah cukup familier di tengah masyarakat Kabupaten Muna dan Kota Kendari. Setelah meniti karier di Korps Bhayangkara selama 22 tahun, ia kini memutuskan berpindah jalur ke dunia politik.
Saat ini, Sofyan dipercaya menjabat sebagai Wakil Ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Sulawesi Tenggara (Sultra). Pada Pemilu 2024, ia maju sebagai calon anggota legislatif (Caleg) DPRD Provinsi Sultra dari Daerah Pemilihan (Dapil) II yang meliputi Kabupaten Konawe Selatan dan Bombana.
"Saya merasa panggilan jiwa untuk memberikan pengabdian yang lebih luas kepada masyarakat. Langkah ini juga terinspirasi oleh keteladanan Bapak Andi Sumangerukka (ASR) yang terus mendedikasikan diri bagi kemajuan masyarakat Sultra," ungkap Sofyan saat menjadi narasumber dalam program talk show di kanal YouTube Kendari Pos Channel yang dipandu oleh Wakil Direktur Kendari Pos, Awal Nurjadin, Senin (5/2/2024).
Jejak Karier dan Panggilan Politik
Persinggungan Sofyan dengan dinamika politik bermula secara alami ketika ia bertugas sebagai ajudan mendiang Bupati Muna, dr. Baharuddin. Pengalaman mendampingi kepala daerah tersebut membentuk karakter serta pemahamannya dalam mengelola kepentingan publik.
Meski kini berstatus politisi, Sofyan menegaskan rasa hormat yang mendalam kepada instansi yang telah membesarkan namanya.
"Jiwa Tribrata tetap melekat kuat dalam diri saya. Selama dua dekade lebih bertugas di kepolisian, institusi itulah yang membimbing dan membentuk saya hingga menjadi seperti sekarang. Saya sangat berterima kasih kepada Polri," terangnya.
Usai mengakhiri masa dinasnya di kepolisian melalui pensiun dini, Sofyan mendapat kepercayaan langsung dari Ketua DPW PPP Sultra, Andi Sumangerukka, untuk memperkuat jajaran kepengurusan partai. Ia diamanahkan membantu konsolidasi pemenangan PPP di wilayah Sulawesi Tenggara.
Strategi Dapil dan Komitmen Pengabdian
Menjelaskan alasannya memilih Dapil Konawe Selatan dan Bombana, Sofyan menuturkan faktor kedekatan kultural dan kemudahan akses wilayah. Sebagai Ketua Kerukunan Keluarga Sinjai (KKS) Sultra, ia memiliki basis kekeluargaan yang cukup kuat di daerah tersebut.
"Di Konsel ada banyak kerabat, begitu juga di Bombana—khususnya di wilayah Poleang dan Poleang Timur. Komunitas warga Sinjai yang menetap di sana cukup dominan," tutur Sofyan.
Ia berkomitmen menjadikan kursi parlemen sebagai sarana untuk mengawal aspirasi warga jika dipercaya duduk di DPRD Sultra. Hal ini sejalan dengan arahan pimpinan partai yang menekankan integritas dan pelayanan tanpa mahar.
Guna menyongsong Pemilu 2024, PPP Sultra mematok target besar untuk menembus posisi tiga besar di tingkat provinsi. Selain berupaya menambah perolehan kursi di tingkat DPRD provinsi dan kabupaten/kota, partai bersimbol Ka'bah ini juga membidik kelolosan satu kursi DPR RI untuk dapil Sultra.
Posting Komentar